Minggu, 25 Maret 2012

Hatiku teryata rindu akan masjid

 

Di Masjid Hatiku Terkait!

Salah satu dari 7 golongan yang mendapat naungan di hari yang tiada naungan selain naungan Allah ta'ala adalah Pemuda yang Hatinya Terkait di Masjid. 

"Dalam Dakwah , yang Sedikit Bukanlah Kalah!"
bersama Ust M. Fauzan, ST 24 Maret 2012 di Masjid Baabul Firdaus jalan Bantul kemarin cukup membuka kembali mata hatiku yang sebenernya sudah lama rindu kembali ke masjid dan bersama membangun peradaban islam lewat basis masjid.

Semakin lama memang remaja masjid pada mengilang satu demi satu ngak di kampung ngak di kota begitu juga di kota pelajar Yogykarta dengan masjid yang berkisah sekitar 450 masjid lebih di jogja . 

Dengan Banyak segudang Aktivitas kampus atau sekolah yang melelahkan sampai -sampai mereka merelakan tidak bertemu saudara muslim satu kampung ataupun jarang kemasjid untuk sekedar memakmurkan masjid, ngajar tpa, bertemeu sahabat lainya, silaturahmi ke masjid-masjid kampung sebelahnya ataupun belajar. 


Masjid yang harusnya sebagai pusat peradaban semakin jauh dari anak mudanya,  yang adzan sekarang kebanyakan orang tua yang sudah sepuh-sepuh, barisan soff gak shubuh , ashar, isha, magrib, dzuhur diisi oleh para sepuh kemana anak mudanya ya ?.

Fsrmy Remaja Masjid Yogyakarta  Forum silaturahmi remaja masjid yogyakarta sebenernya sudah lama sekali dari tahun 2000 mungkin karena dulu belum begitu terdengar gaungnya dan memang peminatnya kurang , dari ratusan juta pemuda di  jogja ini yang hatinya tergerak untuk memakmurkan masjid bisa dihitung jari.

Saya juga baru sadar sebenernya sudah lama saya rindu dengan masjid , mulai hari ini dengan bakat saya sebagai marketing communication, media digital developer saya akan ikut berjuang membantu jalan Allah untuk mengembalikan hati-hati yang rindu akan masjid kembali ke masjid karena niat mencari ridho Allah.

Kegelisahan hati selama ini terjawab sudah buat apa saya diciptakan dibumi ini ya sebagai kholifah di BUMI menjaga bumi ini memeberi manfat kepada alam dan semua makhluk di bumi ini dengan memngembangkan kemampuan yang sudah dianugrahkan.

Jumlah yang sedikit bukanlah masalah , nanti post artikel berikutnya saya akan jelaskan apa yang sudah didapat adari mas Fauzan di Masjid Baabul Firdaus. Mari mantapkan hati , kuatkan ukuwah persaudaraan yang kuat untuk kembali berdakwah lewat masjid tercinta. 


spirit for better 


Rabu, 21 Maret 2012

Alhamdulillah Flipper punya kantor

 


Alhamdulillah thanks ya Allah terimakasih atas kantor pertamaFlipper digital magazine  di Hotel  madukoro Yogyakarta  .
http://www.tagtung.com/jogjakarta/hotel/245-hotel-madukoro-taman-siswa.html

Puji Syukur kepada Allah SWT yang sudah memberikan nikmat kepada kita semua, Thanks banget ya Allah.

Mencoba memulai masuk di dunia digital juni 2011 membawa konsep hingga ke jakarta mengikuti Pekan Produk Kreatif Indonesia Kementrian Perdagangan 2012 yang berujung pada Juara Harapan II ditingkat UMum dan Juara 2 tingkat Mahasiswa.

Flipper Berniat membangun media remaja putih abu-abu dengan konten positif, niatkan diri untuk ibadah , Tanggal 21 Maret 2012 Akhirnya resmi kita berdoa bersama agar dikantor yang baru ini menjadi barokah dan membangkitkan semangat dan perubahan baru.

Menyiapkan semangat baru dan team baru untuk membangun media digital inspirasi remaja di Yogyakarta harapan besarnya bisa berduet dengan republika  aminn.

Walau bedarah-darah penuh perjuangan, tapi kami tetap yakin dan bersyukur menikmati prosesnya . Impian  kita bisa membuat sejarah dan mengajak orang untuk berkarya lewat dunia media , baik photo, video, dan tulisan. Meninggalkan warisan buat anak cucu bukan sekedar harta tapi ilmu yang bermanfaat yang akan menjaga para cucu kita kelak  .

ini dia saatnya minta doa restu untuk memulai hidup baru http://flippermagz.com/

Em iya kantor flipper juga gabung loh dengan skretariat Tanagn di Atas community di Jogja



Selasa, 20 Maret 2012

Forum Silaturahim Remaja Masjid Yogyakarta,

 



FSRMY mempunyai nama lengkap Forum Silaturahim Remaja Masjid Yogyakarta, merupakan forum remaja masjid se-Kota Yogyakarta yang bersekretariat di Masjid Jogokariyan Jl. Jogokariyan 36 Mantrijeron Yogyakarta.
Kontribusi kami dalam dakwah adalah mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan yang kami adakan secara umum tiap tahunnya yaitu:
Kajian2Pekanan –>kegiatan rutin yang diadakan tiap 2 pekan sekali pada hari Sabtu malam dengan tempat secara keliling di Masjid se-Kota Yogyakarta dan pembicara yang bervariasi.
KaWat (Kajian Keakhwatan) –>kajian khusus muslimah yang merupakan kegiatan rutin yang diadakan pada sore hari.
Ramadhan di Malioboro –> merupakan kegiatan pokok yang diadakan hanya pada bulan Ramadhan yang bertempat di sepanjang jalan Malioboro (jantung kota Jogja). Memperjuangkan agar Ramadhan benar-benar nyaman untuk ibadah secara maksimal dengan menghiasi jalan terpadat di Jogja dengan semangat Islam.
Baksos Qurban –> merupakan kegiatan pokok yang diadakan hanya pada momen Qurban (Idul Adha dan hari Tasyrik) dengan membantu Saudara-Saudara di daerah tertentu yang “makan daging itu merupakan anugerah luar biasa” agar merasakan nikmatnya pesta Qurban.
BATRAM (Basic Training Remaja Masjid) –> Pelatihan dasar untuk remaja masjid agar semangat dalam “Membangun” Masjid di wilayahnya masing-masing dan mempunyai strategi yang tepat untuk berdakwah demi tegaknya Islam di wilayahnya.
dan berbagai kegiatan insidental yang seru!
FSRMY mempunyai empat (4 ) biro dalam strukturnya untuk mempermudah pelaksanaan program, yaitu:
Biro Dakwah –> Biro yang mengemban amanah pelaksanaan dakwah dan syiar Islam.
Biro PPRM (Pembinaan dan Pengembangan Remaja Masjid) –> Sesuai dengan namanya, biro ini mengemban amanah memberikan pelayanan untuk membina dan mengembangkan remaja masjid dan potensi yang ada di dalamnya.
Biro Inkov (Informasi, Koordinasi, dan Advokasi) –> Biro ini mengemban amanah untuk menghimpun informasi tentang perkembangan dan masalah yang ada di masjid khususnya dan keIslaman dunia  pada umumnya, mengkoordinasikan remaja masjid se-Kota dan memberikan advokasi tentang masalah yang perlu dilakukan.
dan Biro Muslimah –> Biro yang beranggotakan semua muslimah (akhwat) FSRMY. Mengemban amanah mengadakan kegiatan muslimah se-Kota Yogyakarta seperti kajian muslimah dan semacamnya. Untuk mengetahui lebih jauh tentang biro muslimah, silakan klik page “Biro Muslimah” atau klik di sini!
Mempunyai pasukan khusus yang diberi nama FSRMY Trainer. Ingin tahu mengenai FSRMY Trainer? Silakan klik page “FSRMY Trainer” atau klik di sini!
Semangat Membangun Masjid!
Dari Masjid, Kita Bangun Peradaban! Dari Masjid, Kita Bangkit!

Senin, 19 Maret 2012

bahagialah kawan

  



Selama 17 Tahun tinggal di kuburan

 


Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.
Pernahkah Anda mengetahui kisah ini?
Kisah seorang pemuda yang hidup selama
17 tahun dalam kuburan?
Anda mungkin mengira bahwa ia tinggal di
daerah dekat kuburan.
Tidak! Dia tidak tinggal di daerah dekat
kuburan, tapi ia tinggal di dalam kuburan
itu sendiri.
Bagaimana kisahnya?
Anda mungkin tidak akan mempercayai
kisah ini, karena pemuda ini lahir dari
keluarga berada.
Ayah dan Ibunya orang yang terpandang
dan memiliki kekayaan yang berlimpah.
Dalam pandangan masyarakat sekitar,
kedua orang tua ini adalah orang tua yang
sempurna,
namun orang hanya bisa menilai apa yang
tampak.
Orang-orang tidak tahu bahwa kedua
orang tua terpandang inilah yang
memasukkan anaknya ke dalam kuburan,
dan menjalani hidup selama 17 tahun di
dalam kuburan!
Setiap hari, sang anak makan, minum dan
tidur di dalam kuburan, yang penuh
kegelapan.
Sang Anak juga hanya bisa menjalani apa
yang diberikan kedua orang tuanya, tanpa
perlawanan.
Menjelang ulang tahun pemuda itu yang
ke-17,
orang tuanya berjanji akan mengabulkan
apa pun permintaan si pemuda sebagai
hadiah ulang tahunnya.
Sang pemuda berpikir, inilah saatnya dia
akan mengajukan permintaannya,
ia tidak ingin lagi tinggal di kuburan, tapi
apakah orang tuanya benar-benar akan
mengabulkan permintaannya?
Hari itu pun tiba. Sang pemuda berulang
tahun yang ke-17.
Kedua orang tuanya datang menghampiri
dan menanyakan hadiah apa yang ia
inginkan.
Sang pemuda menjawab, “Ayah, Ibu… saya
tidak meminta banyak, saya hanya minta
satu hal.” “Apa, Nak? katakanlah, Ayah
dan Ibu pasti akan mengabulkan
permintaanmu”
“Ayah dan Ibu berjanji?”
“Tentu, Nak. Ayah dan Ibu berjanji akan
memenuhi permintaanmu, selama kami
mampu.”
“Ayah… Ibu… saya tidak ingin tinggal lagi
di kuburan”
“Apa? Apa maksud permintaanmu itu,
Nak?”
“Ayah sudah berjanji akan mengabulkan
permintaanku,
dan hanya itu permohonanku, Yah.”
“Iya, Nak. Ayah sudah berjanji… tapi…
tapi… Ayah tidak mengerti, Nak.”
“Ayah, sudah 17 tahun saya tinggal di sini,
tapi tidak seharipun saya mendengar Ayah
atau Ibu membaca Al-Quran.
Sedangkan Rasulullah pernah mengatakan
bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan
Al-Quran di dalamnya adalah seperti
kuburan.
Saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan,
Yah.”“
”Ayah dan Ibu sang pemuda terdiam.
“Ayah dan Ibu bahkan tidak pernah
mengajariku bagaimana membaca Al-
Quran.
Memang rumah ini mewah, besar dan
orang-orang melihatnya sebagai istana.
Tapi mereka tidak tahu, bahwa di mata
Rasulullah, rumah ini seperti kuburan.
Jika Ayah dan Ibu mau menepati janji
mengabulkan permintaanku, tolong Yah..
Aku tidak ingin lagi tinggal di kuburan.
Ajarilah aku membaca Al-Quran, agar
rumah ini bercahaya dengan cahaya Al-
Quran.
”Renungan Di manakah kalian selama ini
makan, minum, tidur dan menetap? di
rumahkah? di kos kah? di kontrakan kah?
atau kah di kuburan?
karena Rasulullah mengibaratkan rumah
yang tidak pernah dibacakan Al-Quran di
dalamnya, seperti kuburan..
Jadi, di manakah sebenarnya kalian tinggal
saat ini?

 Geizka Villiano Zulras 

valentine days di jogja

 

  
 

Suatu inisiatif yang hebat serentak seluruh dunia dengan mengganti hari valentine dengan gerakan menutup aurat internasional, salut buat saudara-saudara kaum muslim  seluruh dunia yang sudah rela berjuang bersama di jalan Allah membantu membela Agama Allah .

SPIRIT FOR BETTER !



kembali ke masjid

 


Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. at-Taubah:18)


Barangsiapa membangun sebuah masjid karena/untuk Allah walau seukuran sarang (kandang) burung atau lebih kecil dari itu, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di dalam syurga.” (HR. Ibnu Majah dan al-Baihaqi dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 6128).


dapun membaca al-Qur’an dan mempelajarinya bersama-sama di dalam masjid juga telah disebutkan keutamaannya oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya,
(( … وما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله ويتدارسونه بينهم إلا نزلت عليهم السكينة وغشيتهم الرحمة وحفتهم الملائكة وذكرهم الله فيمن عنده … ))
” … dan tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), untuk membaca Kitabullah (al-Qur’an) dan mempelajarinya di antara mereka melainkan akan turun ketentraman kepada mereka, rahmat akan menyelimuti mereka, para malaikat menaungi mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan para malaikat di sisi-Nya … ”(HR. Muslim dari Abu Hurairah t)
Dan semua halaqah ilmu yang bermanfaat termasuk dalam keutamaan tersebut. Bahkan orang-orang yang menuntut ilmu di majelis-majelis ilmu di dalam masjid, terutama di Masjid Nabawi, bagaikan mujahid di jalan Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
)) من جاء مسجدي هذا لم يأته إلا لخير يتعلمه أو يعلمه فهو بمنزلة المجاهد في سبيل الله ومن جاء لغير ذلك فهو بمنزلة الرجل ينظر إلى متاع غيره ))
“Barangsiapa datang ke masjidku ini, tidak lain kecuali untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka dia bagaikan mujahid di jalan Allah, sedangkan yang datang untuk selain itu maka bagaikan orang yang cuma melihat-lihat harta orang lain.” (HR. Ibnu Majah dan al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam al-Misykat)
Dan secara umum setiap orang yang menuntut ilmu maka seperti mujahid di jalan Allah. Nabi r bersabda,
(( من خرج في طلب العلم فهو في سبيل الله حتى يرجع ))  رواه الترمذي وقال حديث حسن
“Barangsiapa keluar untuk menuntut ilmu maka dia di jalan Allah hingga pulang kembali.”(HR. At-Tirmidzi dan beliau menghasankannya. Hadits ini hasan li ghairihi sebagaimana dikatakan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Targhib no. 88)