Rabu, 18 Juli 2012

Santri beraksi < Bazar dan Pesantren Ramadhan di Al Muhsinin


Ada yang berbeda di masjid Al muhsinin Pilahan kidul kitagede , tak seperti ramadhan yang lalu kali ini takmir masjid Al muhsinin menggelar Bazar sore ramdahan . 

Mengingat di desa pilahan juga banyak ibu-ibu yang jualan jajanan pasar buka puasa diluar , rancangan ini dirancang di sarjito pada waktu itu pak imam selaku takmir lagi sakit  habis operasi juga.

tahun pertama ya memang tak seramai jalur gadza di nitikan ataupun masjid jogokarya dengan seabrek acaranya, tahun perdana tahun pertama wal yang baik demi memakmurkan masjid.


foto Ramadhan 1432 , sukses dengan pesantren sabtu minggu , jurit malam makrab out bond malam-malam, kali ini remaja masjid Al Muhsinin Pilahan kembali mengelar pesantren malam minggu dengan tema santri beraksi. 

santri Beraksi ini adalah ajang keakraban antara generasi remaja dan yang menjelang remaja, dengan adanya pesantren mabit ini bisa menjadikan kita lebih akrab. Remaja masjid memang paling kompak tu pas ramadhan memang suasana mendukung untuk back to kampung. 

SANTRI BERAKSI
MASJID AL MUHSININ 
------------------------------------
PILAHAN KIDUL BROTHERHOOD
--------------------------------------------------
SABTU-MINGGU 4/5 AGUSTUS 2012 
------------------------------------------------------
NONBAR, GAMES, OUT BOND, JALAN-JALAN MALAM-MALAM , GREBEK SAHUR , BUBER , 
SAHUR ON THE ROAD , MAKRAB





Filosofi Botol Kecap (Kisah yang sangat memotivasi)





Bismillahirr Rahmanirr Rahim …

Dikisahkan ada seorang pengusaha kaya yang tampak bahagia. Uang bukan masalah baginya. Usahanya maju, dia jarang rugi, hampir semua bisnisnya mendatangkan keuntungan berlipat. Seakan-akan, uang itu mengejar-ngejar dirinya.

Dia pun memiliki istri yang cantik, anak-anak yang sehat dan lucu. Akan tetapi, di balik kesuksesannya itu ada banyak perilaku buruk yang dia lakukan. Pengusaha ini gemar melakukan maksiat.

Karena berkantong tebal, dia dengan mudah bisa bergonta-ganti pasangan alias main perempuan, melakukan kecurangan dalam bisnis, mengonsumsi makanan dan minuman haram, dan beragam kemaksiatan lainnya.

Sampai suatu ketika, dia mengalami sebuah peristiwa yang mengubah hidupnya. Anaknya yang berusia tiga tahun meninggal dunia karena kecelakaan yang disebabkan keteledoran dirinya. Peristiwa itu membawa perubahan dalam dirinya.

Dia bertobat dan bertekad untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang biasa dia lakukan. Dia pun mulai belajar melakukan shalat, pergi ke masjid, melaksanakan puasa Ramadhan, dan sebagainya.

Di tengah upaya perbaikan diri itulah, krisis moneter yang menghantam pada tahun 1998 telah membawa perubahan drastis dalam bisnisnya. Perlahan, tetapi pasti, dia mengalami kebangkrutan. Satu per satu perusahaan miliknya gulung tikar dan berpindah tangan.

Utangnya membengkak sehingga tabungan dan depositonya di bank serta properti dan kendaraannya habis untuk menutupi utang-utangnya itu. Jika sebelumnya kata "gagal" dan "rugi" seakan menjauh darinya, sekarang kedua kata itu seakan lekat dengannya.

Jika sebelumnya gelimang rupiah demikian mudah dia dapatkan, sekarang uang recehan pun seakan enggan mendekat kepadanya. Telah berkali-kali, dia mencoba bangkit, merintis kembali bisnisnya, tetapi berkali-kali pula dia gagal. Tumpukan emosi negatif seakan tumpah ruah di otaknya.

Dalam kesulitan hidup yang mengimpit tersebut, dia mempertanyakan keadilan Tuhan. Saat tenggelam dalam kemaksiatan, begitu mudahnya rezeki didapat, tetapi setelah meninggalkan kemaksiatan, rezeki pun ikut meninggalkan dirinya.

"Apakah ada yang salah? Ke mana doa-doa yang selama ini dia panjatkan? Apakah Tuhan tidak mendengar atau tidak sudi mengabulkan doaku? Bukankah Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang serta akan mengabulkan doa-doa dari setiap hamba-Nya?"

Begitu keluhnya. Memang, di tengah kesulitan itu, kuantitas ibadah semakin berlipat-lipat. Namun, itu semua seakan belum cukup untuk mengembalikannya pada "kehidupan normal".

Berkali-kali, dia mendatangi ustaz dan kiai untuk meminta doa dan nasihat. Saat diberi doa atau amalan tertentu, dia akan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Namun, lagi-lagi semuanya berakhir dengan kekecewaan. Dia pun mulai meragukan para kiai dan ustaz tersebut yang katanya hanya pandai berteori. Mana buktinya?

Di ambang keputusasaan, pertolongan Allah pun datang melalui salah seorang kenalannya. Dia adalah seorang dosen agama di sebuah perguruan tinggi ternama. Dosen itu tidak membawakannya uang, menawarkan kerja sama bisnis, atau hal lain yang bersifat materi.

Namun, dia membawa nasihat yang mampu mengubah paradigma berpikir mantan pengusaha kaya ini. Tidak banyak dalil yang dia ungkapkan. Dia hanya memberikan analogi dan perlambang saja. Katanya,

___"Seseorang tidak bisa mengisi botol penuh kecap dengan air putih, sebelum kecapnya dibuang terlebih dahulu. Baru setelah itu, kita bisa memasukkan air putih. Itu pun masih ada sisa-sisa kecap yang belum terbuang sehingga air yang kita masukkan masih akan bercampur dan berwarna hitam. Air itu harus dibuang lagi sehingga botol benar-benar bersih dari kecap. Baru setelah itu, air yang kita masukkan benar-benar bening karena tidak tercampur lagi dengan kecap.___

___Analoginya, kecap itu adalah harta yang kita miliki dan air putih itu adalah doa dan amal ibadah yang kita lakukan. Antara maksiat dan kebaikan tidak akan mungkin bisa bersatu. Karena itu, ketika seseorang ingin menyucikan dirinya, semua kotoran yang ada dalam diri dan harta harus dibuang dan dibersihkan.___

___Ada banyak skenario Tuhan untuk 'membersihkan' harta seseorang sehingga harta kotor yang dimilikinya benar-benar terkuras, mungkin dibangkrutkan usahanya, kena tipu, dan sebagainya. Andaipun semuanya sudah terkuras, boleh jadi masih ada kotoran yang masih tersisa dalam diri dan harta. Allah Swt. akan meinbersihkannya dengan penyakit, musibah, atau lainnya, sembari dia menahan rezeki dari orang itu. Nah, ketika dia sudah benar-benar bersih, Allah Swt. akan membukakan jalan rezeki yang halal kepadanya. Yang jadi masalah, apakah kita sabar atau tidak dalam proses pembersihan itu?"___

Nasihat ini mampu menjawab pertanyaannya selama ini tentang keadilan Tuhan, tentang ijabah doa, tentang makna pertobatannya. Allah Ta'ala. mengambil sebagian besar kekaya-annya bukan karena Allah benci, melainkan Allah amat sayang dan cinta kepada hamba-hamba-Nya yang bertobat.

Sebabnya, bagaimana mungkin mengisikan nasi dan sup yang lezat ke dalam mangkuk yang blepotan dengan kotoran. Tentu sangat bijak jika mangkuk itu dibersihkan terlebih dahulu. Begitu pula qada Allah, sebelum menuangkan limpahan rahmat dan ampunan-Nya, dia akan membersihkan orang tersebut dari jelaga kemaksiatan yang masih hinggap dalam diri dan hartanya.

Beberapa tahun berlalu, mantan pengusaha kaya ini sudah berada kembali di jalur kesuksesan bisnisnya. Walau belum sesukses dahulu, tanda-tanda ke arah itu sudah mulai terlihat di hadapannya. Ibaratnya, dia tengah mengisi botol nasibnya dengan air putih keberhasilan setelah dia menumpahkan hitamnya air kemaksiatan.

Rentetan kegagalan dalam bisnis telah membawa perubahan positif dalam diri pengusaha ini walau sebelumnya dia nyaris jatuh pada keputusasaan.

Filosofi botol kecap yang disampaikan temannya telah membuka sudut pandang baru terhadap makna ujian dan makna hidup yang sebenarnya.

Dalam bahasa manajemen, pengusaha ini telah mengalami reinventing atau menemukan kembali tujuan hidupnya.

Dalam Al Qur'an, ada sebuah pertanyaan, fa aina tadzhabun? Ke mana engkau hendak pergi? Satu pertanyaan yang dilontarkan kepada Nabi Ibrahim seperti tertera dalam QS At Takwir, 81: 26.

"Maka ke manakah kamu akan pergi?"

Jawabannya ada dalam QS Ash Shaffat, 37: 99, "Dan dia (Ibrahim) berkata, 'Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, dia akan memberi petunjuk kepadaku.'" Artinya, Nabi Ibrahim menemukan kembali Allahnya di situ.

___Segera bertobat dari suatu dosa merupakan fardu yang harus segera dilakukan dan tidak boleh ditunda-tunda. Barang siapa menangguhkannya, dia telah berbuat maksiat. Jadi, jika dia bertobat dari dosa, masih ada tobat lain, yaitu tobat dari menunda-nunda tobat.___ (Ibnul Qayyim Al Jauziyah)

__

Sumber : Cerita Inspirasi Muslim
__

Semoga Bermanfaat

Silahkan saudara-saudariku yang baik, yang mau share atau co-pas, dengan senang hati. Semoga bermanfaat. Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …

Jumat, 13 Juli 2012

Senyum Ceria Ramadhan




Senyum Ceria Ramadhan adalah progam tahunan Senyum Community (SC) dalam rangka menyambut bulan Ramadhan.progam ini berupa Safari Ramadhan di Panti Asuhan.  Tujuan progam ini adalah untuk memahamkan generasi muda akan arti pentingnya berbagi dengan orang lain, sekaligus Sebagai sarana untuk mewujudkan kepedulian seluruh stakeholder seperti Pemerintah, Swasta (perusahaan/lembaga), Media (Radio, Televisi, Cetak), Senyum Community (pelaksana) dan masyarakat umum (anak muda) dengan target progam (anak-anak Panti Asuhan)

untuk tahun 2012 ini ringkasan programnya adalah :
1. Sasaran
Anak-anak 15 Panti Asuhan yang berada di 7 kota (Magelang, Klaten, Solo, Wonosobo, Malang, Jakarta dan Yogyakarta)

2. Waktu dan Tempat
Juli-Agustus (Bulan Ramadhan 1433 )
Tempat : 15 Panti Asuhan di Magelang, Klaten, Solo, Wonosobo, Malang, Jakarta dan Yogyakarta
jadwal & target panti lengkapnya bisa dibaca disini
3. Konsep Acara
konsep acara sangat bervariasi mulai dari Achievement Motivation Training, Workshop Entrepreneur dll.
lengkapnya bisa dibaca disini (link menyusul ^.^)

Ingin berbagi keceriaan selama bersama kami?
1.  Jadilah Sponsor Progam ini. Anda pemilik usaha? Anda bisa menjadi sponsor progam ini atau menjadikannya sebagai progam CSR anda ( proposal lengkapnya bisa dibaca disini)
2. Jadilah Donatur progam ini. Anda bisa menjadi donatur progam ini bisa dengan cara  mengambil paket donasi (lengkapnya disini)
atau  Transfer ke
  • Bank Mandiri Cab Katamso Yogyakarta 137-00-0748014-4 a.n  Dwi Wahyu Arif Nugroho
  • BNI Cab UGM Yogya 0225606051 a.n  Dwi Wahyu Arif Nugroho
  • BRI KCP UGM 216401001022502 a.n  Dwi Wahyu Arif Nugroho
3. Jadilah Relawan SCR 2012. Anda bisa menjadi relawan dengan mengisi form disini(tulis posisi : RELAWAN SCR 2012)
4. Jadilah Mitra Pelaksana Program SCR ini. cek lengkapnya disini
ataupun dukungan dalam bentuk lain yang bisa mensukseskan program-program kami. Silahkan kunjungi Rumah Senyum di Jl. Kaliurang km 9,3 No. 26 Gandok, Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik Sleman.
Hubungi:  (0274)9670797 atau email ke info@senyumkita.com

nb: untuk update kegiatan ini bisa melalui Fanspage FB Senyumkita.com atau via twitter @senyumkita

Pengusaha rindu Syariah



DIALOG REMAJA MASJID

DIALOG REMAJA MASJID 
-----------------------------------
bersama : 
Luqman Tifa (FSRMY)
Ibrahim (Irmaga)
Jeni ( BKPRMI Turi )
---------------------------------------
Muslim Fair
wanitatama
Ahad 15 Juli 2012
jam 19.30 - 21.00 WIB
-------------------------------------------
BACK TO MASJID !
-------------------------------------------------------
Di Masjid Hatiku Terkait!
Salah satu dari 7 golongan yang mendapat naungan di hari yang tiada naungan selain naungan Allah ta'ala adalah Pemuda yang Hatinya Terkait di Masjid